Perkuat Ketahanan Pangan, BUMKal Jati Lestari Jatiayu Kelola Budidaya 1.000 Ekor Ayam Petelur

Jatiayu 11 Maret 2026 12:51:10 WIB

Jatiayu (SIDA) – Pemerintah Kalurahan Jatiayu terus melakukan langkah nyata dalam memperkuat sektor ketahanan pangan (Ketapang) di wilayahnya. Melalui Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Jati Lestari, kini telah resmi dimulai unit usaha budidaya ayam petelur dengan populasi mencapai 1.000 ekor yang berlokasi di Padukuhan Pengkol 2.

Program ini merupakan bagian dari optimalisasi anggaran ketahanan pangan kalurahan yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi produktif. Pemilihan budidaya ayam petelur dinilai strategis mengingat kebutuhan konsumsi telur di masyarakat yang terus stabil serta potensi perputaran ekonomi yang cepat bagi kalurahan.

Manajemen BUMKal Jati Lestari Sulyono menjelaskan bahwa proyek yang bertempat di Pengkol 2 ini telah disiapkan dengan standar teknis yang baik, mulai dari pembangunan kandang yang representatif hingga sistem pemberian pakan yang teratur. Pengelolaan 1.000 ekor ayam ini diproyeksikan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal).

"Budidaya ayam petelur di Pengkol 2 ini merupakan tonggak baru bagi BUMKal Jati Lestari dalam mengelola sektor Ketapang. Kami berharap usaha ini tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga bisa menjadi percontohan bagi unit usaha pertanian atau peternakan lainnya di Jatiayu," ungkap salah satu pengurus BUMKal.

Lokasi di Padukuhan Pengkol 2 dipilih karena kondisi lingkungannya yang mendukung untuk area peternakan. Selain itu, keterlibatan warga sekitar dalam pengawasan dan operasional harian diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap aset-aset yang dikelola oleh BUMKal.

Dengan adanya usaha budidaya ayam petelur ini, Pemerintah Kalurahan Jatiayu optimistis ketersediaan pangan protein hewani di wilayah lokal dapat lebih terjaga, sekaligus membuktikan bahwa BUMKal mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan kompetitif di tingkat kapanewon maupun kabupaten. (jati)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung