Pererat Silaturahmi, Trah Ulu-Ulu se-Gunungkidul Gelar Syawalan di Karangmojo

Jatiayu 07 April 2026 10:27:01 WIB

Jatiayu (SID) – Momen Idul Fitri 1447 H menjadi sarana memperkuat sinergi bagi para perangkat kalurahan yang tergabung dalam Trah Ulu-Ulu se-Kabupaten Gunungkidul. Pada Sabtu (04/04/2026), ratusan ulu-ulu dari berbagai kapanewon berkumpul di Kapanewon Karangmojo untuk melangsungkan kegiatan Syawalan dan Halal Bihalal.

Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ajang konsolidasi dan tukar pikiran terkait tugas pengabdian di wilayah masing-masing, terutama dalam bidang kemasyarakatan dan keamanan desa.

Tradisi Saling Memaafkan dan Berbagi Pengalaman

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan ini diawali dengan pembacaan ikrar syawalan bersama. Para ulu-ulu yang hadir tampak mengenakan seragam batik identitas, menunjukkan kekompakan korps perangkat desa yang bersentuhan langsung dengan dinamika warga.

Dalam sambutannya, perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melebur kesalahan serta mempererat tali persaudaraan antar-ulu ulu se-Gunungkidul.

"Sebagai ujung tombak di kalurahan, ulu-ulu memiliki beban tugas yang tidak ringan. Melalui syawalan trah ini, kita ingin saling menguatkan, saling memaafkan, dan berbagi pengalaman agar pelayanan kepada masyarakat di Gunungkidul semakin solid," ungkapnya.

Sinergi untuk Pembangunan Desa

Selain aspek religius, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan berbagai isu terkini di tingkat kalurahan, mulai dari penanganan masalah sosial hingga optimalisasi peran Jagabaya dalam menjaga kondusivitas wilayah. Saling sapa antar-ulu ulu dari wilayah utara hingga selatan Gunungkidul mencerminkan kerukunan yang kuat di lingkungan birokrasi tingkat desa.

Lurah Jatiayu, sebagai tuan rumah, menyambut hangat kehadiran para tamu undangan. Ia berharap semangat Syawalan ini membawa energi baru bagi para perangkat desa dalam menjalankan tugas paska libur hari raya.

Guyub Rukun dalam Jamuan Kasih

Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Gelak tawa dan obrolan santai mewarnai setiap sudut pertemuan, membuktikan bahwa meski berbeda wilayah tugas, para ulu-ulu di Gunungkidul memiliki ikatan batin yang kuat sebagai sesama pelayan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus terlaksana secara bergilir di setiap kapanewon guna menjaga kelestarian tradisi Halal Bihalal sekaligus menjaga kualitas koordinasi antarperangkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • ari sapautra
    misi mau nanya bkp/ibuk kalau syart2 untuk nikah d...baca selengkapnya
    13 Februari 2019 10:23:14 WIB
  • Anggi fahrul
    Pak agus.. Luar biasa...baca selengkapnya
    07 November 2018 15:48:46 WIB
  • pardiyono
    Maaf pak Bandi mau klarifikasi saja, rt 04 Pardiyo...baca selengkapnya
    06 April 2018 10:18:14 WIB
  • SUBARI
    sing penting guyup rukun lan jujur....baca selengkapnya
    27 Januari 2018 16:01:07 WIB
  • Bejo mbulu c.7
    Ya mudah mudahan adanya validasi RTS ini tidak men...baca selengkapnya
    08 Desember 2017 10:26:11 WIB
  • Sumaryanti
    Maju terus desa jatiayu semangat mas bandi dalam m...baca selengkapnya
    06 Desember 2017 14:36:06 WIB
  • Sumaryanti
    Maju terus jatiayu hebat mas bardi infonya terima ...baca selengkapnya
    06 Desember 2017 12:26:34 WIB
  • sugiyanto
    Terimakasih semoga bsgi masyarakat yg blm tau ttg...baca selengkapnya
    06 Desember 2017 08:32:29 WIB
  • Suko rahmadi
    Siip pak, tambah pengetahuan u semua, tentang arti...baca selengkapnya
    04 Desember 2017 21:05:40 WIB
  • Bejo mbulu
    Mas Bandi wah ini mudah mudahan warga Jatiayu tdk ...baca selengkapnya
    22 November 2017 09:46:05 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial