Gema Sholawat di Bumi Jatiayu: Sawahan Bersholawat Meriahkan Tradisi Rasul Dusun

Jatiayu 07 April 2026 10:31:45 WIB

Jatiayu (SIDA) – Ribuan warga dan lantunan doa memadati kawasan Lapangan Sawahan, Kalurahan Jatiayu dalam acara bertajuk “Sawahan Bersholawat”. Kegiatan religi ini diselenggarakan sebagai rangkaian tradisi Rasul (Bersih Dusun) sekaligus wujud syukur warga atas melimpahnya hasil bumi dan memohon perlindungan bagi seluruh masyarakat Sawahan Kalurahan Jatiayu.

Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan suasana sejuk di tengah semangat warga dalam melestarikan adat istiadat peninggalan leluhur yang diselaraskan dengan nilai-nilai islami.

Wujud Syukur dan Kebersamaan

Tradisi Rasul atau Bersih Dusun di wilayah Sawahan tahun ini terasa berbeda dengan kehadiran majelis sholawat. Menurut panitia setempat, pemilihan format "Bersholawat" bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memberikan nutrisi spiritual bagi masyarakat pasca masa panen.

Dukuh Sawahan 5 Surahno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemuda dan tokoh masyarakat Sawahan yang telah bergotong-royong menyukseskan acara ini.

"Rasulan bukan sekadar pesta rakyat, tapi momentum untuk 'bersih diri' dan 'bersih desa'. Dengan bersholawat, kita berharap keberkahan turun ke wilayah Jatiayu, dijauhkan dari marabahaya, dan hasil pertanian ke depan semakin melimpah," ungkap beliau di atas panggung.

Antusiasme Jamaah dari Berbagai Wilayah

Pantauan tim media desa di lokasi menunjukkan jamaah tidak hanya datang dari Dusun Sawahan saja, melainkan juga dari padukuhan tetangga di wilayah Kapanewon Karangmojo. Sambil membawa atribut majelis, jamaah tampak larut dalam lantunan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diiringi musik hadroh.

Kondisi lapangan yang penuh sesak tidak menyurutkan semangat warga untuk bertahan hingga akhir acara. Keamanan dan ketertiban pun terjaga dengan baik berkat kerja sama antara Linmas Kalurahan Jatiayu dengan pemuda karang taruna setempat.

Melestarikan Budaya, Memperkuat Iman

Kegiatan Sawahan Bersholawat ini membuktikan bahwa tradisi lokal seperti Rasul Dusun dapat berjalan beriringan dengan kegiatan keagamaan. Hal ini menjadi identitas kuat masyarakat Jatiayu yang dikenal agamis namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan seluruh warga Kalurahan Jatiayu. Harapannya, tradisi positif ini dapat terus dijaga dan menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat luas.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung